Dagangan Sepi, Janda Yatim Sulit Membeli Susu Putrinya

26 Oct 2021
Rp 0 Terkumpul
Rp 50,000,000 Target Donasi
Donatur 0 Orang
Sisa Hari 0 Hari Lagi

Informasi Penggalang Dana

Mandiri Bersama Akun Terverifikasi

Sebuah cerita pilu datang dari janda yatim yang memiliki seorang putri berkebutuhan khusus. 


Tak terbayangkan sebelumnya, Ibu Lilik wanita paruh baya ini harus berjuang sendirian untuk merawat anaknya yangidap cerebral palsy, jantung bocor, dan down syndrome. Ketiga penyakit ini membuat putri semata wayangnya harus bolak-balik rawat inap di rumah sakit. 

Sebelum suaminya meninggal dunia, ibu lilik (53) hanyalah sebagai ibu rumah tangga yang fokus merawat anaknya yang sakit. Namun karena sakit, suami berpulang ke rahmatullah dan ibu Lilik pun harus menopang kebutuhan ekonominya sendiri. Dari bantuan orang-orang baik, beliau membuka warung ala kadarnya untuk menyambung hidup. 

Dari warung tersebut, beliau menghidupi Puspita, membiayai pengobatan dan kebutuhan gizinya. Padahal penghasilan dari toko tak seberapa, sering beliau menunggak kontrakan karena untuk membeli susu dan pampers anaknya. Tak jarang beliau meminta waktu pembayaran kontrakan untuk dilonggarkan hingga uang terkumpul dulu.

Di sisa umurnya yang tak lagi muda, ibu Lilik sering sedih memikirkan nasib putrinya. Beliau berkata ‘’ jika saya meninggal nanti, siapa yang akan menjaga dan merawat putrinya,’’ kecemasan itu membuat ibu Lilik menyeka air matanya.

Di usia senjanya beliau harus kuat untuk terus menjaga Puspita dan membesarkannya. Tak peduli sesulit apa, beliau selalu berdoa dan berusaha untuk dimudahkan jalannya.

Sahabat, haruskah janda dhuafa ini berjuang sendirian untuk merawat anaknya yang idap tiga penyakit? Yuk, saling tolong menolong dalam kebaikan, kita kirim dukungan dan doa terbaik kita melalui:

  1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”;

  2. Masukkan nominal donasi;

  3. Pilih metode pembayaran GoPay atau transfer Bank (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit) dan transfer ke no. rekening yang tertera;

  4. Dapatkan laporan melalui email.

Tak hanya mendoakan dan berdonasi, Sahabat  juga bisa membagikan halaman galang dana ini agar semakin banyak yang membantu.

Donatur

Jadilah Donatur Pertama