Pejuang Yatim, Antar Mereka Wujudkan Cita-cita

03 Nov 2020
Rp 0 Terkumpul
Rp 0 Target Donasi
Donatur 0 Orang
Sisa Hari 0 Hari Lagi

Informasi Penggalang Dana

Mandiri Bersama Akun Terverifikasi

“Semua anak berhak mengenyam pendidikan layak, namun kenyataannya anak-anak yatim dan dhuafa ini berkorban lebih untuk bisa mendapatkannya”


Namanya Mala, bocah 12 tahun ini setiap hari berjualan koran di perempatan Jl. Petojo, Pacar Keling, Tambaksari Surabaya. 1 bulan yang lalu ayahnya meninggal dunia lantaran sakit paru-paru dan jantung. Sekarang Mala tinggal di kos bersama ibu dan ketiga saudaranya.

Saat lampu merah menyala, itu menjadi kesempatan bagi Mala untuk menjajakan koran. Kaki kecilnya tak pernah lelah dan menyerah, meski banyak yang menolaknya. Ia tetap percaya, pasti akan ada yang membeli. Mala hanya perlu berjalan dan berjalan lagi. Setiap hari Mala bisa mengantongi hasil jual koran, Rp30 ribu- 40-ribu/hari.

***

Ismail (14th) dari kota pare-pare sulawesi selatan  juga sudah merasakan asinnya garam kehidupan. Saat ia berusia 7 tahun, sang ayah meninggal dunia. ibunya menjadi satu-satunya orang tua Ismail yang harus mencari nafkah.

Ismail anak berbakti, ia mengerti kesulitan sang ibu. Perlahan ia mulai membantu ibunya bekerja di ladang orang untuk cukupi kebutuhan dan biaya sekolah. Bahkan sejak pandemi, Ismail menjadi satu-satunya siswa yang harus belajar langsung ke sekolah dengan jarak tempuh 10 kilo. Saat bensin tak bisa dibeli, ia pun berjalan kaki.

***
Fadlu pun sama, sejak usia 3 tahun sang ibu meninggal dunia, fadlu diasuh nenek dan kakeknya. Ayahnya yang menikah lagi tak pernah menemui.

Sekarang Fadlu berusia 15 tahun, ia mampu membalas kasih sayang nenek dan kakek dengan ikut mencari penghasilan melalui jualan hijab di bazar masjid agung Surabaya.

Baginya pandemi ini menjadi ujian lebih, karena ia tak punya handphone dan kuota. Untuk daring, Fadlu harus meminjam HP kakeknya.

#Sahabat, diluar sana masih banyak anak-anak yatim dan dhuafa yang berjuang keras untuk bisa mewujudkan cita-cita. Tak mungkin jika mereka harus berjuang sendiri, mari kirim bantuan untuk meringankan beban mereka dengan cara:

1. Klik "DONASI SEKARANG"

2. Masukkan nominal donasi

3. Pilih Metode Pembayaran (GOPAY, Transfer Bank, Virtual Account, Kartu Kredit)

4. Segera transfer sesuai nominal jika menggunakan Transfer bank & Virtual Account

Donatur

Jadilah Donatur Pertama