Vano Anak Berprestasi Jualan Air untuk Sekolah

27 Apr 2021
Rp 215,000 Terkumpul
Rp 50,000,000 Target Donasi
Donatur 8 Orang
Sisa Hari 0 Hari Lagi

Informasi Penggalang Dana

Mandiri Bersama Akun Terverifikasi

"Saya mau kalau besar nanti bisa berangkatin ibu dan bapak ke tanah suci. Jadi saya mau jualan gini, biar bisa sekolah untuk membahagiakan mereka." Vano (12)

Tak ada kata lelah bagi bocah pandai ini, dari jam 8 pagi-sore ia berjualan air mineral, dan mengamen di sepanjang jalan. Selepas mandi dan makan sore, ia pun kembali lagi untuk berjualan hingga pukul 7 malam. Kegiatan ini rutin Vano lakukan, tak ada kata libur karena sabtu atau minggu.

Sejak kecil Vano sudah ikut membantu perekonomian keluarga, minimal dia bisa mencari uang untuk membeli buku sekolah. Ia tahu, jika hanya ibunya yang bekerja. Maka bisa jadi ia dan adiknya putus sekolah lantaran tak punya uang untuk membeli kebutuhan sekolah.

Meski banyak waktu yang dihabiskan di jalanan untuk bekerja. Namun Vano adalah anak yang berprestasi. Dia berhasil menjuarai perlombaan Matematika di SDN Kapasari, Ketabang, dan Unair.

Seharian bekerja Vano bisa mendapatkan Rp50 ribu-70ribu/hari, penghasilan ini masih kotor, belum potong modalnya. Sering juga saat sepi Vano hanya dapat RP20ribu seharian.

Dia tak pernah malu berjualan, katanya untuk membantu ibu dan adiknya sekolah Vano ikhlas bekerja. Dan saat besar nanti, ia juga ingin memberangkatkan ibu dan bapaknya untuk beribadah Haji. Punya rumah dan mobil agar bisa bahagiakan keluarga.

Rahma (14)  adalah kakak Vano yang ketiga, mereka berlima saudara. Kakak yang pertama sudah berkeluarga dan tak bisa banyak bantu adik-adiknya sekolah, kakak kedua menjadi korban PHK dan selama mencari pekerjaan baru ia juga ikut mengamen.

Sering karena profesi sebagai pengamen dan penjual air mineral, Rahma dibully teman-temannya. Kadang ia goyah dan bersedih hati karena merasa teman-temannya memiliki nasib yang jauh lebih baik darinya, saat mereka mau beli apa-apa mereka degan mudah bisa membelinya. Sementara Rahma harus kumpulkan uang terlebih dahulu, itupun untuk biaya sekolah.

Rahma pernah tak bisa ikuti ujian karena belum bisa membayar SPP, buku dan uang ulangan. Dia diminta berdiam di kelas sementara anak-anak lain mengerjakan soal ujian. Tak mau merasakan hal itu lagi,  kini Rahma semangat bekerja untuk bisa membayar uang sekolah. Apalagi 2 tahun ini ayahnya sakit-sakitan, nafasnya sesak karena sakit jantung dan tekanan darah yang tinggi.

Tak jarang mereka tertangkap razia satpol PP, tapi mereka tak berhenti karena berjualan air mineral dan mengamen menjadi satu-satunya harapan bagi mereka untuk makan dan terus sekolah.

#Sahabat, di bulan Ramadhan ini mari kita sisihkan harta terbaik kita untuk Vano, Rahma dan anak-anak yatim serta dhuafa lainnya yang ingin terus sekolah. Jangan biarkan mereka tertatih-tatih berjalan sendiri. Uluran tanganmu begitu berarti bagi mereka.

Yuk, bantu pendidikan anak-anak yatim dan dhuafa lainnya dengan cara:

1. Klik "DONASI SEKARANG"

2. Pilih Bank Transfer Mandiri/BCA/BNI/BNI Syariah/BRI dan kartu kredit

3. Dapat laporan via emai

Donatur

  • Farah Maris Tsalatsin26 May 2021
    Rp 10,000
  • Suhai Suhaimi10 May 2021
    Rp 10,000
  • Anonim09 May 2021
    Rp 20,000
  • Anonim09 May 2021
    Rp 25,000
  • Fauzyah Rahmah08 May 2021
    Rp 25,000
  • Diah Ekawati08 May 2021
    Rp 25,000
  • Anonim06 May 2021
    Rp 50,000
  • Anonim04 May 2021
    Rp 50,000