Tunanetra Menahan Lapar Demi Ibunya yang Tua

03 Jun 2021
Rp 100,000 Terkumpul
Rp 70,000,000 Target Donasi
Donatur 2 Orang
Sisa Hari 175 Hari Lagi

Informasi Penggalang Dana

Yatim Mandiri Bandung Akun Terverifikasi

“Dari saudara ada yang datang buat nyumbang, kadang dapat sembako dari masjid. Ya kalau misalkan gak ada kayak gitu ya mungkin kalau ada nasi ya makan, kalau gak ada ya puasa, karena gak ada yang dikerjain, ibu sudah tua sedangkan saya seperti ini kondisinya, modal juga gak ada….”ungkap Sopian dengan raut wajah sedih.



Dulu sebelum Sopian  (26) alami kebutaan ia menjadi tumpuan bagi sang ibu untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, karena ayahnya meninggal dunia saat ia berumur 14 tahun.

Sejak kecil Sopian alami gangguan penglihatan akut, ia pun memakai kacamata minus dengan kadar 13-14. Kondisi matanya tak kunjung membaik, semakin hari semakin tinggi kadar minusnya, hingga Sopian jalani operasi mata 6 kali, sebelah kiri 3 kali dan begitupun untuk sebelah kanan. Meski seperti itu, Sopian tetap bekerja sebagai penjual pulsa untuk bisa membiayai dirinya sendiri dan ibunya yang sudah tua. Sayang, usaha itu tak bisa bertahan lama karena banyak pesaing, hingga Sopian  dan ibunya beralih sebagai penjual gorengan dengan sisa modal dari berjualan pulsa. Lagi-lagi modal yang terbatas, membuat keuntungannya pun sedikit dan habis terpakai untuk keperluan sehari-hari.

 
Mirisnya, Sopian  dan ibunya tinggal di rumah yang reyot. Beratap dan berdinding triplek. Dinding rumahnya pun banyak yang nyaris habis dimakan rayap. Sofyan dan ibunya sering khawatir kalau-kalau rumah mereka roboh dan menimpa rumah orang yang berada di bawahnya.

 


 

 

 

Sopian  tak bisa bepergian jauh sendirian, walau ia menggunakan tongkat. Di luar sana tak semua orang berbuat baik padanya, ia pernah mendapat perlakuan buruk dari seseorang. Dari punggungnya ditempeli suatu benda, menyesatkan arah bepergian, hingga menyembunyikan tongkat Sofyan. 

 

 

 

Dari pengalaman yang ia rasakan, Sopian  berputus asa dan tak mau menerima kenyataan. Namun orang-orang baik yang berasal dari keluarga dan teman senasib (tunanetra) memberi support untuk Sopian  untuk terus yakin dan tak menyerah.

 

Dokter bilang Sopian tak akan bisa melihat lagi, meskipun matanya diganti dengan mata lainnya. Mengingat kerusakan yang terjadi pada saraf penghubung otak, sangat sulit dan bahkan tak ada kemungkinan untuk sembuhkan mata Sopian.

Walau begitu, Sopian  tetap ingin bisa berpenghasilan. Ia tak mau bergantung dari orang-orang sekitar. Ia berharap ada #OrangBaik yang mau memberikan bantuan modal usaha dan sedikit perbaikan rumahnya agar tak roboh dan membahayakan banyak orang.

 

#OrangBaik, jangan biarkan Sopian  tak bisa mandiri karena tak punya modal usaha. Sementara kondisi fisiknya memanggil kita untuk membantunya, Ramadhan ini mari bantu wujudkan doa-doa Sopian  menjadi tulang punggung keluarga dengan cara:

 

1.    Klik "DONASI SEKARANG";

 

2.    Masukkan nominal donasi;

 

3.    Pilih Metode Pembayaran (GO-PAY, Dompet Kebaikan, Transfer Bank, Virtual Account, Kartu Kredit);

 

4.    Segera transfer sesuai nominal jika menggunakan Transfer bank & Virtual Account

 

Tak hanya berdonasi,#OrangBaik juga bisa membantu dengan membagikan galang dana ini, agar semakin banyak yang ikut membantu.

Donatur

  • Anonim29 Aug 2021
    Rp 50,000
  • Anonim06 Jun 2021
    Rp 50,000